Title

Friday, 4 September 2015

Operator PMK itu akhirnya Meninggal Dunia.



Budianto, yang tak lain merupakan Operator Motoris Pemadam Kebakaran BPBD Kota Samarinda dari Posko 1 Mulawarman akhirnya menghembuskan nafas terakhir akibat luka serius yang dialaminya saat berusaha memadamkan api yang membakar Gudang Arsip Kantor Bappeda Kota Samarinda Jl Dahlia, Kamis (3/9/2015) Malam.
Kejadian berdarah ini bermula saat Bapak dua orang anak ini melakukan aksi pemadaman Api, dirinya bertugas sebagai petugas pompa di salah satu mobil PMK milik Posko Satu Mulawarman ini.
Sebelum meninggal Budianto sempat dilarikan ke RSHD untuk medapatkan perawatan akibat mederita hantaman Mobil PMK Karena Rem Blong dari arah bukit, hal ini sontak menjadi perhatian warga dan petugas PMK sendiri yang kala itu sedang sibuk memadamkan api yang berkobar.
Budianto mengalami luka serius dibagian perut, paha, dan alat vitalnya, yang remuk akibat hantaman mobil PMK. “Saat operator ini sibuk mengeluarkan selang dibelakang mobil, disaat yang bersamaan mobil PMK tiba-tiba meluncur dari atas bukit dan menghantam operator PMK ini, diduga mobil ini mengalami rem blong, hingga dirinya terjepit diantara dua mobil Pemdam kebakaran, ” Tutur Ardiansyah (35) yang berprofesi sebagai salah satu Petugas PMK Korem 901/ASN yang ditemui di lokasi kejadian.

Monday, 31 August 2015

Kebakaran Semalam tanggal 30 Agustus 2015 di Jl. Abdul Muthalib Samarinda

Telah terjadi Kebakaran semalam tanggal 31 Agustus 2015 pukul 21.10 WITA di jalan Abdul Muthalib Samarinda. Sekitar 30-40 rumah telah habis dilalap si jago merah. Puluhan petugas Pemadam Kebakaran diturunkan ke TKP untuk memadamkan api. Petugas Pemadam Kebakaran sangat sulit untuk memadamkan api yang sangat besar dikarenakan angin yang begitu kencang dan akses jalan di TKP yang telah dipadati warga yang membuat petugas Pemadam Kebakaran kesusahan. Petugas Pemadam Kebakaran baru bisa memadamkan api sekitar 3-4 jam.

Api tersebut berasal dari rumah seorang warga yang meninggalkan kompor posisi menyala dan akhirnya menyebabkan ledakan. Kerugian di tafsir mencapai ratusan juta rupiah.

Saturday, 29 August 2015

Apel Mata Praja Operasi Pengamanan Pilkada 2015 dan Simulasi Demonstrasi Pilkada 2015

Dalam rangka menyambut Pilkada Calon Walikota dan Wakil Walikota  Samarinda Tahun 2015 di Gedung KPU Jl. Juanda Tanggal 29 Agustus 2015 kemaren melaksanakan Apel Mata Praja Operasi Pengamanan Pilkada 2015 dan Simulasi Demonstrasi Pilkada 2015. Dalam acara ini banyak sekali   pesertanya yang terdiri dari jajaran Kepolisian, TNI, Dinas Pemadam Kebakaran, Linmas, PMI dan LSM yg ada di Samarinda.

Apel tersebut guna nya untuk mensimulasikan jika terjadi Demonstrasi yang terjadi pada saat Pilkada nanti yg akan dilaksanakan di akhir tahun 2015. Acara tersebut berlangsung dengan lancar dan hikmat yang di ikuti oleh seluruh peserta upacara. Adapun selaku Pemimpin Upacara nya yaitu dari Kepolisian Kota Samarinda. Banyak tamu terhormat yang hadir pada acada kemaren tersebut Tanggal 29 Agustus 2015 yaitu dari Wakil Walikota H. Nusyirwan Ismail, Kapolsek setempat, Danramil, Danyon 611, Kecamatan setempat serta masih banyak lagi.

Harapan dari terlaksana nya Apel Mata Praja Operasi Pengamanan Pilkada 2015 dan Simulasi Demonstrasi Pilkada 2015 yaitu terciptanya sportifitas antara Calon Pasangan Walikota dan Wakil Walikota yang nantinya harus siap Kalah dan Mendukung yang Menang dan terciptanya suasana Pilkada yang aman dan tenteram sampai terlaksana nya Pilkada tahun 2015-2020.

Thursday, 27 August 2015

Inilah Pekerjaan Kami, Pemadam Kebakaran

Banyak sekali orang mengetahui bahwa seorang Petugas Pemadam Kebakaran adalah orang orang yang suka marah, emosi, brutal dan banyak dimarahin oleh warga saat menjalankan tugasnya. Tetapi menurut pandangan saya sebagai seorang Pemadam Kebakaran, penilaian masyarakat terhadap kami itu adalah sebuah masukan ataupun kritikan. Kami sangat senang mendapatkan kritikan yang seperti itu karena kritikan dan masukan tersebut nantinya akan kami jadikan sebuah motivasi untuk kedepannya nanti.

Petugas Pemadam Kebakaran merupakan pekerjaan yang berat, karena menghadapi api yang sangat besar. Tapi Petugas Pemadam Kebakaran tidak ada perkataan menyerah saat menjalankan tugasnya karena itu sudah kewajiban. Ketika kami mendapatkan Informasi tentang Kebakaran, disitu jantung kami berdebar kencang, nyawa berada diujung kematian. Tetapi kami sebagai Petugas Pemadam Kebakaran harus bisa menenangkan ataupun mengontrol diri kita.

Di perjalanan kami sangat sulit untuk melintas karena kepadatan masyarakat yang juga melintasi jalanan, tetapi masyarakat harus menyadari saat petugas Pemadam Kebakaran melintas di jalanan harus segera memberikan jalan kepada petugas Pemadam Kebakaran yang sedang melaksakan tugasnya. Terkadang masyarakat tidak perduli akan hal itu sehingga membuat petugas Pemadam Kebakaran sangat marah, sebenarnya hal itu tidak kami inginkan kalau masyarakat tidak menghalangi jalannya petugas  Pemadam Kebakaran. Ketika kami sampai di Tempat Kejadian Perkara kami disambut oleh kemarahan dan kepanikan warga/korban yang memadati TKP tersebut. Kami harus sadar bahwa kemarahan warga adalah bentuk kepanikan mereka yang tidak sanggup untuk melihat api yang begitu besar. Kami pun harus mengontrol diri kita dan berusaha untuk menenangkan warga yang panik tersebut, ibaratnya warga yang menjadi api dan petugas Pemadam Kebakaran yg menjadi airnya, jangan sampai petugas juga menjadi api yang nantinya akan menimbulkan keributan.

Pemadam Kebakaran merupakan pekerjaan yang berat namun sangat mulia. Maka dari itu petugas Pemadam Kebakaran berhasil tak dipuji, Gagal di caci maki dan Matipun tak diakui. Tetapi kami sebagai petugas Pemadam Kebakaran sangat menyukai tantangan. Seberapa besar masalah yang akan kami hadapi dimanapun, kami tetap berani karena itu resiko kami sebagai seorang petugas Pemadam Kebakaran, inilah pekerjaan kamiuu dan kami Bangga menjadi seorang Petugas Pemadam Kebakaran. Seperti Moto kami yaitu "Pantang Pulang Sebelum Padam, Walaupun Nyawa Taruhan nya".

Wednesday, 26 August 2015

Puisi Sedih Ketika Harus Melepaskan Orang Yang Kita Sayangi

Cinta memang sangat erat sekali kaitannya dnegna kehidupan kita, karena kehidupan ini tidaklah akan berjalan dengan baik jika tidak ada cinta di hati kita. Cinta akan selalu memaafkan selagi masih ada sayang yang terpendam di hati.
Membiarkan orang yang kita cintai untuk pergi memang akan terasa akan menyakitkan, karena mau tak mau kita membutuhkannya untuk menemani hari-hari kita, akan tetapi bagaimanapun kita tetap harus membiarkannya untuk pergi untuk mencapai kebahagiaannya.
Sakit memang sakit, sayang memang sayang namun semua itu harus kita lakukan demi kebahagiaan orang yang kita sayang. Nah jika anda sedang merasakan betapa sakitnya ditinggalkan orang yang kita sayang mending langsung saja lihat Puisi Sedih di bawah Ini.
Puisi Sedih Melepaskanmu

Puisi Sedih Cinta

Cinta memang tak selamanya memiliki
Hati ini dan hatimu tak bersatu
Meski hati ini tertulis namamu
Namun dihatimu taka da namaku
Biarlah cinta ini selalu ada
Meski hanya kenangan yang ku punya
Pergilah kau untuk kebahagiaanmu
Jangan pernah menoleh lagi padaku
Karena hati ini sakit meski ada cinta
Biarlah hanya kenangan disini
Kenangan indah yang ku simpan
Nah sobat itulah Puisi Sedih cinta yang kami sajikan untuk anda yang sedang galau, semoga bermanfaat ya puisinya. :)

Tuesday, 7 April 2015

ANALISIS PENGARUH KEBAKARAN DAN PEMAHAMAM TENTANG PEMADAMAN KEBAKARAN

Artikel Populer



Oleh :
Fatrianur Ardianto
NIM. 2014.201.00047




“REGULER A”
SISTEM INFORMASI
STMIK SPB AIRLANGGA  SAMARINDA
TAHUN 2015






Friday, 5 December 2014

KREATIFITAS ABG SAMARINDA BERSAMA KOMUNITAS "BENGKEL MUSIK INDEPENDEN"



Saya menemukan sebuah komunitas dimana Komunitas itu adalah Komunitas Para Pecinta Musik , Mereka adalah calon calon Musisi Samarinda. Nama Komunitas nya yaitu Bengkel Musik Independen. Mereka yang tergabung bukan hanya dari satu ruang lingkup , ada yang dari anak SMP , anak SMA / SMK , anak perkuliahan sampai yang sudah bekerja juga ada.





Mereka awalnya membuat Komunitas ini sebagai Perkumpulan untuk para pecinta musik. Berjalan dengan waktu mereka juga membentuk suatu semacam organisasi yang berguna untuk masyarakat. Menurut Pembina Komunitas Musik itu "Ibnu Alif Wibowo" kami juga bukan hanya sekedar bermain musik. tetapi juga kami bermasyarakat dengan orang - orang di sekitar kita, banyak hal yang sudah kita lakukan : mulai dari Galang Dana untuk Bencana Alam , Galang Dana untuk Orang yang Sakit ataupun Cacat hingga Untuk Event" Besar di Samarinda. Selain itu , banyak juga kegiatan yang di lakukan dalam Komunitas Bengkel Msuik Independen ini seperti Out Bond , Berbagi Ta’jil saat Bulan Ramadhan yang bekerja Sama dengan Partai PKS, dan Acara Tahun Baru yang bekerja sama dengan Masyarakat.
Saya juga mengajarkan anak anak di komunitas ini untuk Hidup Mandiri dan Tidak Saling ketergantungan , daripada menjadi anak anak yang tidak jelas seperti ABG di Samarinda , mendingan Gabung di Komunitas Bengkel Musik Independen.  Komunitas ini juga menerima orang - orang yang tidak bisa bermain musik sama sekali yang bisa di ajarin cara bermain musik yang baik dan benar. Komunitas ini sudah berjalan 2 Tahun lebih mulai dari Tahun 2012 hingga sekarang. Saya juga tergabung dalam Komunitas itu karena saya sangat tertarik dengan Kegiatan – Kegiatan di dalam Komunitas itu.
Orang – orang di komunitas ini juga mencakup hingga 40 Puluhan orang yang terdiri dari berbagai suku dan agama. Dalam Komunitas ini juga membentuk suatu Grup Band yang dimana Personil nya merupakan anak anak yang baru belajar bermain musik. Tidak harus menjadi hebat untuk membentuk Grup Band, Cukup bermodal Ilmu Dasar Musik dan Mental di sini akan di bentuk Sebuah Grup Band yang nantinya akan di Luncurkan untuk acara Event Event ataupun Festival Parade Band yang ada di Samarinda. Sudah ada 3 Grup Band yang dibentuk dalam komunitas ini , yaitu antara lain : Being Born band yang terdiri dari 6 Personil , Great Light Band yang terdiri dari 6 Personil dan yang satunya lagi adalah Grup Band Para Pengajar Pengajar Di komunitas Bengkel Musik Independen yaitu Time To Play. Grup” Band tersebut di atas sudah banyak mengikuti acara Event” ataupun Festival Parade Band di Samarinda dan sudah mempunyai Piala Piala Hasil Mereka sendiri.
Sudah banyak anak” di dalam komunitas ini yang mendapatkan Support dari Pemerintah , dan ada juga yang sudah masuk ke Dalam Koran Ekspresi dan Radio RRI Samarinda. Di komunitas ini juga tidak hanya membentuk Grup Band saja melainkan Membentuk Suatu Grup Perkusi Alat Bekas, yang dimana Alat Alat Musik yang digunakan Semua nya terbuat dari Barang Bekas. Mereka sangat kreatif sekali , dapat memanfaatkan Barang yang sudah tidak terpakai lagi menjadi Sebuah alat musik yang harmonis. Grup Perkusi tersebut bernama BMI Percussion sesuai dengan nama Koomunitas nya. Grup perkusi tersebut juga sudah pernah mengisi Acara Perpisahan di Gedung Nasional , Acara Di Cafe hingga pada acara Besar di Hotel Grand Sawit. Kami juga menggunakan Alat musik Tradisional dari Pulau Jawa yaitu Alat musik Gamelan.
Kami berfikir bahwa alat alat bekas tersebut dapat kami maksimalkan menjadi alat musik yang harmonis ketika dimainkan. Dan hasilnya juga memuaskan , penonton sangat menyukai Perkusi kami.
Komunitas ini sangat melahirkan calon calon musisi yang kreativ dan berbakat untuk generasi muda di era sekarang. Melihat dari situasi sekarang, banyak Anak – anak muda di Samarinda yang tidak memanfaatkan Diri mereka untuk berkembang dan menjadi orang – orang yang berguna bagi masyarakat. Mereka hanya memikirkan keegoisan mereka saja. Kami sangat menyayangkan sekali dengan hal itu.
Sebenarnya Generasi Generasi di Samarinda berasal dari Anak – Anak muda, tetapi kenyataan nya tidak seperti itu. Semoga Anak – Anak di Samarinda bisa merubah semua sifat dan kelakuan nya agar mereka menjadi Penerus Bangsa Yang Baik.